Berita

Edwin & Partners Gelar Kajian Bersama, Ustaz Ahmad Sujai Ingatkan Pentingnya Ibadah dan Kerendahan Hati

×

Edwin & Partners Gelar Kajian Bersama, Ustaz Ahmad Sujai Ingatkan Pentingnya Ibadah dan Kerendahan Hati

Sebarkan artikel ini

Tangsel-Kabarmetro.co

 

Edwin & Partners – Attorney at Law menggelar kegiatan Kajian Bersama dengan menghadirkan Ustaz Dr. Ahmad Sujai, Lc., MA, pada Jumat (28/8/2026) sore.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 15.30 WIB tersebut digelar di kantor Edwin Lawfirm, Uttama Tower, lantai 3 R-03A, Jalan Kalimantan D1 Nomor 8, Nusaloka, BSD City, Tangerang Selatan, Banten.

Kajian berlangsung dalam suasana khidmat. Dalam tausiyahnya, Ustaz Dr. Ahmad Sujai mengajak para peserta untuk senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT serta memperbanyak amal ibadah dalam kehidupan sehari-hari.

Mengawali tausiyah, Ustaz Ahmad Sujai mengajak para hadirin untuk memperbanyak sholawat dan salam kepada Nabi Muhammad SAW sebagai teladan umat manusia. Ia berharap sholawat dan salam yang dipanjatkan menjadi bagian dari ikhtiar umat untuk mendapatkan syafaat Rasulullah SAW kelak.

Menurutnya, manusia diciptakan Allah SWT bukan tanpa tujuan. Salah satu tujuan utama penciptaan manusia adalah agar senantiasa beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Tidak ada tujuan lain, kita diciptakan agar lebih banyak kepada Allah,” ujar Ustaz Ahmad Sujai dalam tausiyahnya.

Ia kemudian menjelaskan mengenai keutamaan sujud sebagai salah satu bentuk penghambaan manusia kepada Allah SWT. Menurutnya, sujud merupakan salah satu kondisi ketika seorang hamba berada dalam keadaan sangat dekat dengan Allah.

Ustaz Ahmad Sujai juga mengingatkan kisah Iblis yang terusir dari surga karena kesombongannya. Iblis menolak perintah Allah SWT untuk bersujud kepada Nabi Adam AS karena merasa dirinya lebih baik.

Kisah tersebut, kata dia, menjadi pelajaran penting bagi manusia agar tidak memiliki sifat sombong dan merasa lebih tinggi dibandingkan orang lain.

“Tidak ada sesuatu yang paling dicintai oleh Allah kecuali ketika kita bersujud kepada Allah SWT,” katanya.

Ia pun mengajak para peserta untuk tidak terburu-buru ketika melaksanakan sujud dalam salat. Menurutnya, sujud merupakan momentum yang dapat dimanfaatkan seorang hamba untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus memanjatkan doa.

Dalam kesempatan tersebut, Ustaz Ahmad Sujai juga menyampaikan sejumlah permohonan yang baik untuk dipanjatkan ketika sedang bersujud. Salah satunya adalah memohon kepada Allah SWT agar diberikan akhir kehidupan yang baik atau husnul khatimah, dalam keadaan beriman dan berserah diri kepada-Nya.

Selain itu, umat juga dianjurkan untuk memohon agar setiap amal kebaikan, sekecil apa pun, mendapatkan ridha dan balasan dari Allah SWT.

Lebih jauh, Ustaz Ahmad Sujai mengingatkan bahwa makna ibadah tidak terbatas hanya pada aktivitas ritual seperti salat dan puasa. Menurutnya, berbagai aktivitas sehari-hari yang dilakukan dengan niat karena Allah SWT juga dapat bernilai ibadah.

Ia memberikan contoh dalam kehidupan rumah tangga. Seorang suami yang memuliakan istrinya dan memperlakukan keluarganya dengan baik, kata dia, dapat bernilai ibadah. Demikian pula seorang istri yang menghormati suami dan menjalankan tanggung jawabnya dalam keluarga dengan baik.

“Orang ibadah itu tidak mesti hanya salat, tidak hanya puasa. Ketika seorang suami memuliakan istri dan memperlakukan keluarganya dengan baik, itu juga menjadi ibadah kepada Allah,” jelasnya.

Menurutnya, pemahaman yang lebih luas mengenai ibadah penting agar umat tidak hanya mengejar amal yang bersifat ritual, tetapi juga menghadirkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sosial dan keluarga.

Ia juga mengingatkan pentingnya membiasakan diri membaca doa ketika hendak meninggalkan rumah. Salah satu doa yang dianjurkan adalah membaca “Bismillahi tawakkaltu ‘alallah, la haula wa la quwwata illa billah”, sebagai bentuk tawakal kepada Allah SWT.

Ustaz Ahmad Sujai menjelaskan bahwa dalam hadis disebutkan adanya keutamaan bagi orang yang membaca doa tersebut ketika keluar dari rumah. Ia mengajak para peserta untuk menjadikan amalan tersebut sebagai kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

Kajian bersama yang diselenggarakan Edwin & Partners tersebut menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai spiritual sekaligus membangun kesadaran bahwa profesionalisme dalam kehidupan dan pekerjaan perlu berjalan seiring dengan nilai moral serta ketakwaan.

Melalui kegiatan kajian tersebut, diharapkan para peserta tidak hanya memperoleh tambahan wawasan keagamaan, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai-nilai ibadah, kerendahan hati, keteladanan, dan kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.

( Okta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *