Tangsel-Kabarmetro.co
Pemerintah Kecamatan Ciputat Timur menggelar Sosialisasi Bahaya Radikalisme dan Terorisme sebagai upaya meningkatkan keamanan, ketertiban, serta kewaspadaan masyarakat terhadap berbagai potensi gangguan yang dapat mengancam kondusivitas lingkungan.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Ciputat Timur, Jalan Menjangan Raya No. 55, Pondok Ranji, Rabu (10/6/2026), dihadiri Asisten Daerah (Asda) I Kota Tangerang Selatan Chaerudin, Camat Ciputat Timur Rastra Yudhatama yang di wakilkan oleh Sekretaris Kecamatan H. Kamaludin, Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban M. Subur, serta Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tangerang Selatan H. Oki Rudianto sebagai narasumber.
Peserta kegiatan terdiri dari perwakilan RT, Linmas, Pokdarkamtibmas, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa dari seluruh kelurahan di wilayah Kecamatan Ciputat Timur.
Dalam sambutannya yang disampaikan oleh Sekcam H. Kamaludin mewakili Camat Ciputat Timur, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk gangguan keamanan yang berkembang di lingkungan sekitar, termasuk modus-modus kejahatan yang memanfaatkan isu-isu yang meresahkan masyarakat.
Menurutnya, peran RT, RW, dan tokoh masyarakat sangat penting dalam memberikan edukasi kepada warga terkait bahaya radikalisme, terorisme, maupun bentuk-bentuk kejahatan lain yang dapat mengganggu ketertiban lingkungan.
Sementara itu, Asda I Kota Tangerang Selatan Chaerudin yang membuka kegiatan tersebut menegaskan pentingnya deteksi dini dan sinergi seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah. Ia menyebutkan bahwa Kota Tangerang Selatan yang memiliki tujuh kecamatan, 54 kelurahan, dan jumlah penduduk sekitar 1,4 juta jiwa membutuhkan keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan.
“Peran RT, RW, tokoh masyarakat, serta aparat kewilayahan sangat penting untuk peka terhadap perubahan situasi di lingkungan sekitar. Apabila ditemukan aktivitas yang mencurigakan, segera lakukan koordinasi dengan pihak terkait,” ujarnya.
Chaerudin juga menekankan pentingnya ketahanan keluarga sebagai benteng pertama dalam mencegah penyebaran paham radikalisme. Menurutnya, keluarga memiliki peran strategis dalam mengawasi serta membimbing generasi muda agar bijak dalam menyaring informasi, khususnya yang diperoleh melalui media sosial yang rentan dimanfaatkan sebagai sarana penyebaran propaganda dan paham-paham menyimpang.
Kepala Kesbangpol Kota Tangerang Selatan H. Oki Rudianto dalam paparannya memberikan pemahaman mengenai potensi ancaman radikalisme dan terorisme serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan secara bersama-sama oleh masyarakat dan pemerintah.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kecamatan Ciputat Timur berharap terjalin sinergi yang semakin kuat antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta ketertiban lingkungan. Dengan demikian, wilayah Ciputat Timur dapat terus menjadi kawasan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warga.
( Okta)













