Tangsel-Kabarmetro.co
Mewujudkan Kota Tangerang Selatan yang aman, damai, dan kondusif membutuhkan sinergi seluruh unsur pemerintahan bersama masyarakat. Komitmen tersebut menjadi salah satu pembahasan utama dalam Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Tangerang Selatan yang digelar di Hotel Grand Zuri, Serpong, Selasa (21/7/2026).
Rapat yang dipimpin oleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan itu dihadiri Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie, Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tangerang Selatan Ahmad Rifaudin, serta jajaran pimpinan instansi vertikal, TNI, Polri, dan unsur Forkopimda lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, masing-masing pimpinan instansi menyampaikan laporan perkembangan situasi sesuai tugas dan fungsi sebagai bahan evaluasi sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan stabilitas daerah.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tangerang Selatan Ahmad Rifaudin menjelaskan bahwa Kementerian Agama terus mengintensifkan berbagai program untuk memperkuat moderasi beragama sebagai fondasi terciptanya kehidupan masyarakat yang harmonis.
Menurutnya, upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan deteksi dini terhadap persoalan sosial keagamaan dengan melibatkan penyuluh lintas agama, mengoptimalkan peran penyuluh agama sebagai penjaga ruang sosial masyarakat, memperkuat pendidikan karakter di madrasah, sekolah, dan pesantren, serta meningkatkan komunikasi dan dialog antarumat beragama.
Selain itu, Kementerian Agama juga mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk bersama-sama menciptakan ruang digital yang sehat, sejuk, edukatif, dan bebas dari penyebaran ujaran kebencian maupun informasi yang dapat memicu konflik sosial.
> “Menjaga kerukunan umat beragama berarti ikut menjaga keamanan dan keberlangsungan pembangunan. Karena itu, Kementerian Agama akan terus memperkuat moderasi beragama, mempererat komunikasi lintas agama, serta mengoptimalkan peran penyuluh agama dalam menjaga harmoni masyarakat, termasuk melalui ruang digital yang positif dan edukatif,” ujar Ahmad Rifaudin.
Sementara itu, Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie memberikan apresiasi atas sinergi seluruh unsur Forkopimda yang selama ini berperan aktif menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di Kota Tangerang Selatan.
Ia menyampaikan, berdasarkan laporan dari seluruh pimpinan instansi, kondisi keamanan di Kota Tangerang Selatan hingga saat ini masih dalam kategori aman dan terkendali. Berbagai dinamika yang muncul di tengah masyarakat dinilai dapat ditangani secara cepat sesuai kewenangan masing-masing lembaga.
Benyamin juga mengingatkan seluruh penyelenggara pemerintahan agar terus memperkuat koordinasi, meningkatkan profesionalisme dalam pelayanan publik, serta menjunjung tinggi kepatuhan terhadap hukum dalam setiap kebijakan yang diambil.
> “Berdasarkan laporan seluruh pimpinan instansi, situasi Kota Tangerang Selatan relatif aman. Berbagai dinamika yang terjadi dapat ditangani sesuai kewenangan masing-masing lembaga. Karena itu, saya mengajak seluruh penyelenggara pemerintahan untuk tetap memegang teguh kepatuhan terhadap hukum dalam setiap kebijakan yang diambil,” tegas Benyamin Davnie.
Melalui forum koordinasi tersebut, Pemerintah Kota Tangerang Selatan bersama seluruh unsur Forkopimda menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi antarinstansi dalam menjaga keamanan, memperkokoh kerukunan umat beragama, serta menciptakan iklim pembangunan yang aman, damai, dan kondusif bagi seluruh masyarakat.
( Okta)













