Tangsel-Kabarmetro.co
Kenduri Festival 2026 Volume 3 “Seba Pondok Karya” berlangsung meriah di Lapangan Al-Azhar Bintaro, Kelurahan Pondok Karya, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Sabtu (4/7/2026). Mengusung tema “Merayakan Budaya, Merawat Warisan, Mempererat Kebersamaan”, festival ini menjadi ajang pelestarian budaya sekaligus memperkuat silaturahmi antarwarga.
Acara dibuka secara resmi oleh Lurah Pondok Karya, H Hendi Apriansyah dan dihadiri Anggota DPRD Kota Tangerang Selatan I Made Laksmi Pusparini, perwakilan Dinas Pariwisata Kota Tangerang Selatan Bima, unsur Babinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh masyarakat, para ketua RT/RW, serta ratusan warga yang memadati lokasi kegiatan.
Festival dimeriahkan dengan beragam pertunjukan seni dan budaya serta perlombaan, di antaranya Karnaval Budaya Barongsai, Gerebeg Abug, Fashion Show, Debus, Tari Nusantara, hingga pertunjukan Lenong Betawi. Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi hingga berlangsungnya seluruh rangkaian acara.
Dalam sambutannya, Lurah Pondok Karya Hendi menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, pengurus lingkungan, serta masyarakat yang telah bekerja sama menyukseskan penyelenggaraan Kenduri Festival untuk ketiga kalinya.
Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar hiburan, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat persatuan warga, serta menjaga dan melestarikan kekayaan budaya yang dimiliki bangsa.
Hendi juga mengungkapkan rasa syukur atas tingginya partisipasi masyarakat dalam berbagai program pembangunan di wilayah Kelurahan Pondok Karya. Salah satunya adalah program penanaman biopori yang merupakan bagian dari program Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Ia menyebutkan bahwa target penanaman 1.000 titik biopori di wilayahnya telah berhasil direalisasikan dan berharap program tersebut dapat terus berlanjut pada tahun mendatang.
Sementara itu, perwakilan Dinas Pariwisata Kota Tangerang Selatan, Bima, menyampaikan apresiasi kepada panitia, Pemerintah Kelurahan Pondok Karya, serta seluruh masyarakat yang menunjukkan antusiasme tinggi dalam menyukseskan Kenduri Festival 2026.
Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi bukti nyata komitmen masyarakat dalam menjaga dan melestarikan budaya lokal. Selain menjadi ruang ekspresi seni dan budaya, festival tersebut juga berpotensi menjadi daya tarik wisata budaya yang mampu memperkuat identitas Kota Tangerang Selatan sebagai kota yang menghargai keberagaman budaya dan kearifan lokal.
Melalui penyelenggaraan Kenduri Festival 2026 Volume 3, diharapkan semangat gotong royong, kebersamaan, dan kecintaan terhadap budaya bangsa terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga warisan budaya dapat tetap lestari dan diwariskan kepada generasi mendatang.
( Okta)













