Berita

Lapas Narkotika Karang Intan Perkuat Pembinaan Keagamaan melalui Sholat Dhuha

×

Lapas Narkotika Karang Intan Perkuat Pembinaan Keagamaan melalui Sholat Dhuha

Sebarkan artikel ini

Karang Intan, Kabarmetro.co –

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan memfasilitasi warga binaan melaksanakan Sholat Dhuha di Masjid At-Taubah, Sabtu (26/09/2026). Warga binaan menjadikan ibadah tersebut sebagai langkah untuk mendekatkan diri kepada Allah, melakukan introspeksi, dan memperbaiki diri selama menjalani masa pembinaan.

Warga binaan melaksanakan Sholat Dhuha dengan tertib dan khusyuk. Mereka memanfaatkan waktu ibadah untuk berdoa, memohon ampun, dan mengingat kembali kesalahan yang pernah dilakukan. Kesadaran tersebut mendorong warga binaan untuk meninggalkan kebiasaan yang kurang baik dan mulai membangun kebiasaan positif dalam keseharian.

Petugas Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Muhammad Topan Darmawan, mengawasi pelaksanaan Sholat Dhuha agar kegiatan berjalan aman dan tertib. Ia menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan dapat menjadi ruang bagi warga binaan untuk mengambil waktu sejenak, melihat kembali perjalanan diri, dan mulai memperbaiki sikap.

“Sholat Dhuha bisa menjadi langkah awal untuk memperbaiki diri. Ketika kita meluangkan waktu untuk beribadah, kita juga punya kesempatan untuk mengingat kesalahan dan memperbaiki apa yang masih kurang. Harapannya, kebiasaan baik ini terus mereka jalankan selama di sini maupun setelah kembali ke masyarakat,” ujar Topan.

Salah seorang warga binaan, SD, mengaku merasakan ketenangan setelah melaksanakan Sholat Dhuha. Ia ingin memanfaatkan masa pembinaan untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah, memperbanyak ibadah, dan meninggalkan kebiasaan yang kurang baik.

“Saya merasa lebih tenang setelah Sholat Dhuha. Saya juga jadi ingat bahwa masih banyak yang harus saya perbaiki. Selama di sini saya ingin lebih dekat kepada Allah, memperbanyak ibadah, dan belajar meninggalkan kebiasaan yang kurang baik,” ungkap SD.

Kegiatan tersebut membantu warga binaan membangun kebiasaan ibadah sekaligus melatih kedisiplinan dan kesadaran diri. Proses introspeksi yang mereka lakukan dapat mendorong perubahan sikap secara bertahap serta membantu mereka menjalani masa pembinaan dengan lebih terarah.

Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan terus menyediakan ruang pembinaan keagamaan sebagai bagian dari proses perubahan warga binaan. Melalui kegiatan ibadah seperti Sholat Dhuha, warga binaan mendapat kesempatan untuk memperbaiki diri secara bertahap dan menyiapkan diri menjalani kehidupan yang lebih baik ketika kembali ke tengah masyarakat. (nta).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *