Banjarmasin, Kabarmetro.co –
Komitmen menjaga budaya integritas terus ditunjukkan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan melalui keikutsertaan dalam Sosialisasi Konflik Kepentingan serta Monitoring dan Evaluasi Caraka LHKAN. Kegiatan tersebut mendorong Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan meningkatkan pemahaman aparatur mengenai pengendalian konflik kepentingan, kepatuhan pelaporan harta kekayaan, serta penerapan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel, Kamis (06/08/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan tersebut berlangsung di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Selatan dan diikuti oleh jajaran Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kalimantan Selatan serta Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Selatan. Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan turut berpartisipasi dengan menghadirkan tiga orang petugas, yakni Citra Annisa, Yusron Rifki, dan Muhammad Fajar.
Keikutsertaan Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan dalam kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen untuk terus meningkatkan kualitas aparatur melalui penguatan pemahaman mengenai pengendalian konflik kepentingan dan kepatuhan dalam pelaporan harta kekayaan aparatur negara. Langkah ini menjadi bagian dari upaya membangun budaya kerja yang menjunjung tinggi nilai integritas, profesionalitas, serta tanggung jawab dalam menjalankan tugas pemasyarakatan.
Melalui sosialisasi dan monitoring evaluasi tersebut, Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan memperkuat kesadaran bahwa pengendalian konflik kepentingan dan kepatuhan pelaporan LHKAN bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi merupakan bentuk komitmen aparatur dalam menjaga transparansi, mencegah potensi penyimpangan, serta mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik.
Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Yugo Indra Wicaksi, menyampaikan bahwa integritas menjadi fondasi utama dalam mewujudkan penyelenggaraan layanan pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Integritas merupakan nilai yang harus terus dijaga dan diwujudkan dalam setiap pelaksanaan tugas. Melalui kegiatan ini, kami memperkuat pemahaman petugas agar mampu mengidentifikasi serta menghindari potensi konflik kepentingan, sekaligus meningkatkan kepatuhan dalam pelaporan harta kekayaan sebagai bentuk tanggung jawab dan transparansi aparatur,” ujar Yugo.
Yugo menambahkan bahwa penerapan tata kelola yang bersih dan akuntabel membutuhkan komitmen bersama dari seluruh jajaran. Dengan menjaga integritas dalam setiap pelaksanaan tugas, Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan terus berupaya menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang semakin profesional, terpercaya, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, petugas Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Citra Annisa, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberikan pemahaman penting dalam meningkatkan kesadaran aparatur untuk menjalankan tugas secara bertanggung jawab dan berintegritas.
“Sosialisasi ini memberikan pemahaman bagi kami untuk lebih peka terhadap potensi konflik kepentingan serta pentingnya menjaga transparansi dalam pelaksanaan tugas. Nilai-nilai integritas yang diperoleh melalui kegiatan ini akan kami terapkan dalam pekerjaan sehari-hari agar pelayanan yang diberikan kepada masyarakat semakin profesional dan akuntabel,” ungkap Citra.
Kegiatan Sosialisasi Konflik Kepentingan serta Monitoring dan Evaluasi Caraka LHKAN turut dihadiri oleh pegawai di lingkungan Pengawasan Inspektorat Wilayah I yang memberikan pendampingan terkait pengendalian konflik kepentingan dan pelaksanaan Caraka LHKAN. Melalui kegiatan tersebut, seluruh satuan kerja didorong untuk terus meningkatkan kepatuhan, transparansi, dan akuntabilitas sebagai bagian dari upaya mewujudkan pemerintahan yang bersih.
Bagi Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, penguatan budaya integritas melalui kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan dalam membangun organisasi yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik. Dengan tata kelola yang semakin baik, Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan terus melangkah menghadirkan layanan pemasyarakatan yang pasti bermanfaat bagi masyarakat. (nta).













