Ciputat
KabarMetro.co
Pemerintah Kecamatan Ciputat menggelar kegiatan Nyaba Kampung bersama warga RT 03/RW 08 Perumahan Kompas III, Kelurahan Ciputat, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Jumat (6/11/2026) pagi.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serbaguna Sasono Utomo, Kompleks Kompas III tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus sarana bagi pemerintah kecamatan dan kelurahan untuk menyerap aspirasi serta mendengarkan secara langsung berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Ciputat Erwin Gemala Putra, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Cecep Iswadi, Kasi Trantib Darsono Didu, jajaran kepala seksi Kecamatan Ciputat, Lurah Ciputat Iwan Pristiyasa, Sekretaris Kelurahan Herlambang beserta jajaran. Turut hadir para ketua RT dan RW, tokoh masyarakat, kader Posyandu, serta warga setempat.
Dalam sambutannya, Camat Ciputat Erwin Gemala Putra menyampaikan bahwa Nyaba Kampung merupakan salah satu program berkelanjutan yang sebelumnya telah dilaksanakan oleh camat terdahulu. Program tersebut dinilai efektif untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyerap dan menampung aspirasi masyarakat secara langsung.
Menurut Erwin, selama kurang lebih tiga bulan masa kepemimpinannya sejak dilantik pada Juli 2026, pihaknya berupaya melanjutkan program tersebut sebagai bentuk pendekatan pemerintah kepada masyarakat di tujuh kelurahan yang berada di wilayah Kecamatan Ciputat.
“Tujuannya untuk melihat secara langsung situasi dan kondisi wilayah, baik dari sektor pembangunan, pemerintahan maupun kemasyarakatan. Melalui kegiatan ini, kami ingin mengetahui berbagai persoalan dan aspirasi warga agar dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing,” ungkap Erwin.
Ia menjelaskan, terdapat sejumlah persoalan yang menjadi kewenangan pemerintah kecamatan dan kelurahan. Namun, ada pula persoalan yang penanganannya harus dikoordinasikan dengan organisasi perangkat daerah (OPD) atau dinas terkait di tingkat Pemerintah Kota Tangerang Selatan.
Pada kesempatan tersebut, Erwin juga menyampaikan informasi mengenai persiapan Pra-Musrenbang yang dijadwalkan berlangsung pada 10 hingga 12 November 2026 di tujuh kelurahan se-Kecamatan Ciputat.
Ia mengimbau para ketua RT, RW, serta kelompok masyarakat agar mulai mempersiapkan usulan program pembangunan berdasarkan skala prioritas, baik usulan fisik maupun nonfisik.
Erwin juga mengingatkan agar masyarakat tidak hanya berfokus pada usulan pembangunan infrastruktur fisik, tetapi turut memperhatikan program pemberdayaan masyarakat.
Menurutnya, keterbatasan pagu anggaran Musrenbang di masing-masing kelurahan membuat usulan pembangunan harus disusun secara cermat dan berdasarkan kebutuhan yang paling mendesak.
“Kalau saya boleh menyarankan, dalam menyampaikan usulan Pra-Musrenbang jangan terlalu berorientasi pada pembangunan fisik saja. Usahakan juga lebih banyak memperhatikan program pemberdayaan masyarakat. Sebab, penyaluran aspirasi pembangunan tidak hanya melalui Musrenbang, tetapi juga dapat ditempuh melalui jalur dan mekanisme lainnya,” jelasnya.
Sementara itu, Sekcam Ciputat Cecep Iswadi menambahkan bahwa kegiatan Nyaba Kampung merupakan wadah untuk menampung aspirasi masyarakat, termasuk berbagai masukan terkait program dan kebutuhan pembangunan di lingkungan warga.
Senada dengan hal tersebut, Lurah Ciputat Iwan Pristiyasa berharap kegiatan Nyaba Kampung dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta memperkuat komunikasi dan sinergi antara pemerintah dengan warga.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab.Ada Cek Kesehatan Gratis dari Puskesmas Ciputat untuk warga.
Melalui kegiatan Nyaba Kampung, Pemerintah Kecamatan Ciputat berharap komunikasi dengan masyarakat semakin terbuka sehingga berbagai aspirasi dan persoalan di tingkat lingkungan dapat diketahui, dikoordinasikan, serta ditindaklanjuti sesuai kewenangan dan skala prioritas pembangunan.














