Berita

SMPN 3 Kota Tangerang Selatan Gelar Pemotongan Hewan Kurban, Tanamkan Nilai Kepedulian dan Pendidikan Karakter Siswa

×

SMPN 3 Kota Tangerang Selatan Gelar Pemotongan Hewan Kurban, Tanamkan Nilai Kepedulian dan Pendidikan Karakter Siswa

Sebarkan artikel ini

Tangsel-Kabarmetro.co

 

UPTD SMPN 3 Kota Tangerang Selatan melaksanakan kegiatan pemotongan dan pembagian hewan kurban dalam rangka memperingati Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut berlangsung di lapangan upacara sekolah pada Jumat, 28 Mei 2026, dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan keluarga besar sekolah.

Pada pelaksanaan kurban tahun ini, SMPN 3 Kota Tangerang Selatan menyembelih satu ekor sapi dan tiga ekor kambing. Hewan kurban tersebut berasal dari partisipasi berbagai unsur, di antaranya sumbangan dari orang tua murid, guru, serta hasil infak sukarela keluarga besar SMPN 3 yang dihimpun secara bertahap.

Ketua Panitia Kurban, H. Anwarudin, menjelaskan bahwa kegiatan kurban tidak hanya dimaknai sebagai ibadah ritual semata, namun juga menjadi sarana pendidikan karakter dan pembentukan kepedulian sosial bagi para siswa.

“Harapan kami melalui kegiatan kurban ini adalah memberikan pendidikan kepada anak-anak tentang makna pengorbanan, keikhlasan, serta meningkatkan solidaritas sosial terhadap lingkungan sekitar. Anak-anak diajak memahami pentingnya berbagi dan peduli kepada sesama,” ujarnya saat diwawancarai media KabarMetro.co.

Ia menambahkan, satu ekor sapi yang dikurbankan berasal dari hasil infak sukarela siswa dan guru yang dikumpulkan bersama-sama, sementara tiga ekor kambing berasal dari partisipasi guru dan orang tua murid.

Menurutnya, seluruh proses pengumpulan dana dilakukan secara sukarela tanpa adanya unsur paksaan. “Semua dilakukan berdasarkan keikhlasan dan kemampuan masing-masing. Guru maupun siswa turut berpartisipasi melalui infak yang dikumpulkan secara bertahap,” katanya.

Sementara itu, mewakili Kepala SMPN 3 Kota Tangerang Selatan,Bidang Humas, Ujang Suryono menyampaikan bahwa kegiatan kurban menjadi bagian penting dalam pembelajaran nilai-nilai keagamaan dan sosial di lingkungan sekolah.

“Kegiatan ini merupakan pembelajaran nyata bagi siswa. Mereka tidak hanya memahami teori tentang kurban, tetapi juga menyaksikan langsung prosesnya, sehingga diharapkan ke depan dapat tumbuh menjadi generasi yang memiliki kepedulian sosial dan semangat berkurban di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan bahwa daging kurban didistribusikan kepada para mustahik, siswa dari keluarga kurang mampu, warga sekitar sekolah, pedagang kecil, hingga tukang ojek di lingkungan sekitar. Pendataan penerima manfaat dilakukan bekerja sama dengan RT setempat agar penyaluran tepat sasaran.

Menurut Ujang, kegiatan kurban di SMPN 3 telah menjadi tradisi tahunan yang sarat nilai edukatif dan sosial. Pihak sekolah berharap pelaksanaan kurban pada tahun-tahun mendatang dapat semakin berkembang dan memberikan manfaat yang lebih bagi generasi muda,” pungkasnya.

(Okta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *