Berita

Wali Kota Benyamin Davnie Dorong Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu untuk Tekan Penyakit Tidak Menular

×

Wali Kota Benyamin Davnie Dorong Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu untuk Tekan Penyakit Tidak Menular

Sebarkan artikel ini

Tangsel-Kabarmetro.co

 

Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, membuka kegiatan Sosialisasi Peningkatan Kapasitas Posyandu Bidang Kesehatan yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan di Aula Kantor Kecamatan Ciputat Timur, Senin (13/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Camat Ciputat Timur Rastra Yudhatama, Sekretaris Kecamatan Kamaludin, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan Alin Hendraline Mahdaniar, Anggota DPRD Kota Tangerang Selatan Andi Ahmad Wibowo, para lurah se-Kecamatan Ciputat Timur beserta jajaran, serta ratusan kader Posyandu bidang kesehatan.

Dalam sambutannya, Benyamin Davnie menegaskan bahwa peningkatan kapasitas kader Posyandu merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus menaikkan angka harapan hidup warga.

“Target kita adalah meningkatkan angka harapan hidup masyarakat Tangerang Selatan hingga mencapai 76 tahun. Untuk mencapainya, kita harus bersama-sama menghadapi berbagai tantangan kesehatan, baik penyakit menular maupun penyakit tidak menular,” ujar Benyamin.

Menurutnya, kader Posyandu memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan di masyarakat. Mereka menjadi garda terdepan dalam memberikan edukasi, melakukan deteksi dini penyakit, serta mengajak masyarakat menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Benyamin mengibaratkan para kader kesehatan sebagai pemain utama dalam sebuah tim yang berjuang melawan berbagai ancaman penyakit. Dengan kemampuan dan pengetahuan yang terus ditingkatkan, kader diharapkan mampu memberikan edukasi secara langsung kepada masyarakat hingga tingkat keluarga.

Ia juga mengingatkan pengalaman pandemi COVID-19 yang menjadi pelajaran penting bahwa ancaman penyakit, meskipun tidak terlihat, dapat berdampak besar apabila masyarakat tidak memiliki kesadaran menjaga kesehatan.

“Musuh kita adalah penyakit. Cara mengatasinya dimulai dari perubahan perilaku hidup bersih dan sehat. Karena itu peningkatan kapasitas kader menjadi sangat penting agar mampu memberikan edukasi yang efektif kepada masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan, Alin Hendraline Mahdaniar, mengatakan tantangan kesehatan saat ini semakin kompleks. Selain penyakit menular yang masih menjadi perhatian, angka kasus penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, dan penyakit kronis lainnya juga terus mengalami peningkatan.

Menurut Alin, keberadaan kader Posyandu bidang kesehatan menjadi sangat penting dalam memperkuat upaya promotif dan preventif melalui edukasi serta deteksi dini penyakit di lingkungan masyarakat.

“Kader Posyandu harus memiliki kompetensi yang memadai agar mampu melakukan deteksi dini terhadap penyakit tidak menular, selain tetap menjalankan pelayanan kesehatan ibu, balita, dan keluarga di Posyandu,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, saat ini Kecamatan Ciputat Timur memiliki 891 kader Posyandu bidang kesehatan. Berdasarkan hasil pemetaan kompetensi, sebanyak 59 kader telah berada pada kategori Utama, 126 kader kategori Madya, dan 682 kader kategori Purwa.

Melalui kegiatan peningkatan kapasitas ini, Dinas Kesehatan menargetkan seluruh kader dapat meningkatkan jenjang kompetensinya sehingga pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat kelurahan semakin optimal.

Pemerintah Kota Tangerang Selatan berharap penguatan kapasitas kader Posyandu mampu memperkuat pelayanan kesehatan berbasis masyarakat, meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya pola hidup sehat, serta mendukung terwujudnya masyarakat Tangerang Selatan yang sehat, mandiri, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik.

( Okta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *