Berita

Warga Binaan Lapas Banjarmasin Rutin Siram Kangkung untuk Jaga Pertumbuhan Tanaman

0
×

Warga Binaan Lapas Banjarmasin Rutin Siram Kangkung untuk Jaga Pertumbuhan Tanaman

Sebarkan artikel ini

Banjarmasin, Kabarmetro.co –

Menjaga tanaman tetap tumbuh dengan baik membutuhkan perawatan yang dilakukan secara konsisten. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan penyiraman tanaman kangkung di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) 1 Lapas Kelas IIA Banjarmasin, Kamis (5/11), sebagai bagian dari pembinaan kemandirian Warga Binaan di bidang pertanian.

Penyiraman dilakukan untuk menjaga kelembapan media tanam sekaligus memastikan kebutuhan air tanaman tetap terpenuhi. Perawatan ini menjadi salah satu tahapan penting dalam mendukung pertumbuhan kangkung agar dapat berkembang secara optimal hingga memasuki masa panen.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan tersebut didampingi Petugas Seksi Kegiatan Kerja (Giatja), Yoga Primajaya, yang turut memastikan perawatan tanaman berjalan sesuai kebutuhan. Selain penyiraman, pemantauan kondisi tanaman juga dilakukan untuk mengetahui perkembangan pertumbuhan dan menjaga kualitas hasil budidaya.

Kepala Seksi Giatja, Bagus Paras Etika, menyampaikan bahwa perawatan rutin merupakan bagian penting dalam keberhasilan budidaya tanaman. Menurutnya, Warga Binaan perlu memahami bahwa proses pertanian tidak hanya berfokus pada penanaman dan panen, tetapi juga membutuhkan perhatian selama masa pertumbuhan.

“Perawatan tanaman harus dilakukan secara konsisten, termasuk penyiraman yang disesuaikan dengan kebutuhan tanaman. Kami ingin Warga Binaan memahami setiap tahapan budidaya sehingga memiliki pengetahuan dan keterampilan yang dapat diterapkan secara mandiri,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, menegaskan bahwa kegiatan pertanian di SAE 1 menjadi salah satu sarana pembinaan yang memberikan pengalaman langsung kepada Warga Binaan dalam mengelola kegiatan produktif.

“Kami terus mendorong pembinaan kemandirian melalui kegiatan yang memiliki manfaat nyata. Budidaya kangkung ini bukan hanya menghasilkan produk pertanian, tetapi juga mengajarkan tanggung jawab, ketekunan, dan keterampilan yang dapat menjadi bekal bagi Warga Binaan setelah kembali ke masyarakat,” ujar Kalapas.

Melalui kegiatan perawatan tanaman secara berkelanjutan, Lapas Banjarmasin berupaya menjaga produktivitas SAE 1 sekaligus memberikan ruang bagi Warga Binaan untuk mengembangkan keterampilan di bidang pertanian. (Humas Lapas Banjarmasin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *