Banjar, Kabarmetro.co –
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan melalui petugasnya, Yudha Pratama, meraih Juara 1 dalam Lomba Menyanyi memperingati Hari Musik Sedunia yang diselenggarakan oleh Komunitas Bakat Anak Banua bersama Grand Tan Hotel tingkat Provinsi, Sabtu (20/06/2026).
Kegiatan tersebut menjadi ajang pengembangan bakat dan kreativitas di bidang seni musik yang diikuti oleh peserta dari berbagai instansi dan komunitas di tingkat provinsi. Dalam kompetisi itu, Yudha Pratama tampil memukau dan berhasil mengungguli para peserta lainnya hingga meraih predikat terbaik pertama.
Keberhasilan ini menjadi kebanggaan bagi Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan yang terus mendorong pengembangan potensi sumber daya manusia, tidak hanya dalam pelaksanaan tugas kedinasan, tetapi juga dalam bidang kreativitas dan seni sebagai bagian dari pembinaan kepribadian pegawai.
Kalapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Yugo Indra Wicaksi, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut dan menegaskan bahwa prestasi petugas merupakan cerminan lingkungan kerja yang mendukung pengembangan diri secara positif.
“Prestasi yang diraih saudara Yudha Pratama merupakan kebanggaan bagi seluruh jajaran Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan. Ini menunjukkan bahwa petugas pemasyarakatan tidak hanya profesional dalam tugas, tetapi juga mampu berprestasi di luar kedinasan. Kami berharap hal ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh jajaran untuk terus mengembangkan potensi diri secara positif,” ujar Kalapas.
Sementara itu, Yudha Pratama menyampaikan rasa syukur serta apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan atas keberhasilannya.
“Terima kasih kepada panitia, sponsor, serta seluruh pihak yang tidak dapat saya sebutkan satu per satu. Hari ini saya belajar bahwa musik bukan sekadar kompetisi, tetapi juga wadah untuk berbagi rasa dan menginspirasi sesama. Jangan pernah takut untuk berkarya, karena setiap suara memiliki keindahannya sendiri, dan setiap nada memiliki maknanya. Teruslah berkarya, jangan pernah berhenti bernyanyi, karena musik adalah alunan nada kehidupan yang mampu menyampaikan pesan tanpa harus banyak kata,” ungkap Yudha Pratama.
Ia juga menambahkan bahwa semangat berkarya tersebut sejalan dengan nilai-nilai positif dalam lingkungan pemasyarakatan, di mana setiap petugas memiliki ruang untuk berkembang, berkreasi, dan memberikan inspirasi baik di dalam maupun di luar tugas kedinasan.
Melalui capaian ini, Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan potensi pegawai sebagai bagian dari pembinaan sumber daya manusia yang unggul, profesional, dan berintegritas, serta mampu membawa nama baik institusi di berbagai bidang. (nta).














