Berita

Kemenag Tangsel Perkuat Layanan Humanis Melalui Gerakan GEMAH ASRI di KUA Pamulang

×

Kemenag Tangsel Perkuat Layanan Humanis Melalui Gerakan GEMAH ASRI di KUA Pamulang

Sebarkan artikel ini

Tangsel-Kabarmetro.co

 

Kementerian Agama Kota Tangerang Selatan terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan publik yang humanis, bersih, dan berdampak melalui Gerakan Jum’at Aman, Sehat, Asri, Resik, dan Indah (GEMAH ASRI). Program ini menjadi wujud nyata bahwa kualitas pelayanan tidak hanya ditentukan oleh sistem, tetapi juga oleh lingkungan yang tertata serta budaya kerja yang kolaboratif.

Kegiatan GEMAH ASRI dilaksanakan di KUA Pamulang pada Jumat (24/4/2026). Acara ini dihadiri oleh Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Ahmad Zayadi,Kasubdit Sarpras Ditjen Bimas Islam Jajang Ridwan, Kabid Urais Kanwil Kemenag Profinsi Banten Humaedi Hakim,Kepala Kantor Kemenag Kota Tangerang Selatan Ahmad Rifaudin, Kasubbag TU Ihsan Suryadi, serta Kasi Bimas Islam Edi Suharsongko. Turut hadir seluruh Kepala KUA dan staf se-Kota Tangerang Selatan.

Kegiatan ini diisi dengan kerja bakti membersihkan area kantor secara menyeluruh, mulai dari halaman, ruang pelayanan, hingga fasilitas umum. Seluruh peserta tampak kompak dan antusias dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih, nyaman, dan representatif bagi masyarakat.

Kepala Kantor Kemenag Kota Tangerang Selatan, Ahmad Rifaudin, menegaskan bahwa KUA memiliki peran strategis dalam pelayanan publik. Menurutnya, layanan KUA telah menjadi kebutuhan dasar masyarakat. Ia berharap ke depan program pemerintah semakin memberikan perhatian kepada KUA, sehingga aparatur sipil negara dapat terus meningkatkan kualitas layanan yang berdampak nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Ahmad Zayadi, menyampaikan bahwa KUA merupakan pusat ekosistem layanan pembangunan berbasis keagamaan. KUA diharapkan mampu menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus menyampaikan program pemerintah melalui pendekatan keagamaan. Ia juga menegaskan bahwa KUA memiliki peran sebagai sistem peringatan dini terhadap potensi konflik berdimensi keagamaan. Selain itu, Gerakan KUA ASRI dinilai selaras dengan program nasional menuju Indonesia yang lebih asri.

Dalam rangka optimalisasi pelayanan, KUA Pamulang direncanakan akan memiliki gedung baru melalui skema SBSN pada tahun 2027. Pembangunan ini diharapkan mampu menunjang peningkatan kualitas layanan yang lebih modern dan representatif.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke KUA Ciputat sebagai bagian dari penguatan sinergi dan pemantauan layanan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam memastikan pelayanan keagamaan yang profesional, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

( Okta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *