METRO – Sikap Tegas dari Pemerintah Kota Metro kembali menorehkan catatan dan tinta merah serta dipertanyakan masyarakat. Minggu, 03 Mei 2026
Pasalnya Kondisi bangunan Pasar Shopping yang terletak di pusat Kota Metro kembali menjadi sorotan tajam masyarakat dan pengamat infrastruktur. meskipun kondisi fisik gedung tersebut dinilai sudah sangat memprihatinkan, rawan ambruk, dan membahayakan keselamatan, aktivitas jual beli serta penggunaan ruangan di dalamnya masih tetap berjalan seperti biasa.
Kondisi ini memunculkan kekhawatiran besar akan potensi bahaya yang sewaktu-waktu bisa terjadi, yang jika dibiarkan akan menjadi bom waktu bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Metro.
Kondisi Fisik Memprihatinkan
Berdasarkan pantauan di lokasi, terlihat jelas berbagai kerusakan parah yang dialami oleh bangunan peninggalan lama ini. Mulai dari tiang penyangga yang mulai miring, balok lantai yang retak lebar, hingga atap yang sudah rapuh dan berkarat parah.
Beberapa bagian dinding bahkan sudah terlihat mengelupas dan struktur bangunan diduga sudah tidak lagi kokoh menahan beban. Apalagi, lokasi ini berada di kawasan rawan gempa dan sering dilalui kendaraan berat yang getarannya dikhawatirkan semakin mempercepat kerusakan struktur.
“Sudah bertahun-tahun kami melihat kondisi ini semakin parah. Kayu-kayu penyangga sudah lapuk, besi-besi sudah karatan. Sangat berbahaya sekali jika masih dipakai untuk aktivitas padat orang,” ungkap salah seorang pedagang yang enggan disebutkan namanya
Ironisnya, bahkan dengan adanya aktifitas para pedangan di Shopping center ini, dikabarkan masih terdapat dugaan pungli bahkan menyebut atas seijin dan sepengetahuan dari Pemkot Metro melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan.
Potensi Bahaya Mengintai
Para ahli dan masyarakat menilai, memaksakan penggunaan bangunan yang sudah tidak laik fungsi ini adalah sebuah kesalahan fatal. Risiko ambruk atau runtuhnya bangunan sangat besar, terutama saat cuaca ekstrem atau terjadi getaran tanah.
Jika hal buruk itu terjadi, maka nyawa para pedagang dan pembeli menjadi taruhan. Selain korban jiwa, tanggung jawab moral dan hukum pasti akan jatuh sepenuhnya kepada Pemkot Metro selaku pengelola dan pemilik aset.
“Ini bahaya sekali. Kalau sampai terjadi sesuatu, siapa yang mau tanggung jawab? Jangan sampai baru bertindak setelah ada korban berjatuhan. Pemkot harus waspada, ini potensi masalah besar yang mengintai,” tegas seorang pengamat tata kota.
Diminta Segera Evakuasi dan Renovasi
Publik mendesak Pemkot Metro untuk segera mengambil langkah tegas. Pemerintah daerah diminta untuk segera melakukan kajian ulang kelayakan bangunan (structural audit) secara menyeluruh.
Jika hasilnya memang dinilai tidak aman, maka operasional pasar harus segera dihentikan sementara. Para pedagang harus direlokasi ke tempat yang lebih aman sebelum dilakukan pembongkaran atau renovasi total.
Menutup mata terhadap bahaya yang jelas terlihat sama saja dengan mengabaikan nyawa warga. Masyarakat berharap Wali Kota Metro beserta jajarannya tidak lengah dan segera bertindak cepat sebelum malapetaka menimpa kawasan Pasar Shopping ini.
(Red APPI)













