Berita

Dramatis Lewat Adu Penalti, Si Eneng FC Juara Bina Jaya Cup XXVII Tahun 2026.

×

Dramatis Lewat Adu Penalti, Si Eneng FC Juara Bina Jaya Cup XXVII Tahun 2026.

Sebarkan artikel ini

Tangsel-Kabarmetro.co

 

Si Eneng FC sukses menorehkan prestasi gemilang dengan keluar sebagai juara pertama Open Turnamen Bina Jaya Cup XXVII setelah menaklukkan Calling Ball melalui drama adu penalti pada partai final yang berlangsung di Lapangan Latus Jaya, Kelurahan Kedaung, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Minggu (2/8/2026) sore.

Laga final berlangsung sengit sejak menit awal. Kedua tim menampilkan permainan terbuka dengan semangat sportivitas tinggi. Setelah pertandingan berakhir imbang hingga peluit panjang dibunyikan, penentuan juara harus dilakukan melalui adu penalti.

Dalam babak tos-tosan tersebut, Si Eneng FC tampil lebih tenang dan berhasil memastikan kemenangan atas Calling Ball. Hasil itu sekaligus mengantarkan Si Eneng FC meraih gelar juara Bina Jaya Cup XXVII.

Partai puncak turnamen turut dihadiri Pembina Bina Jaya Cup sekaligus Anggota DPRD Kota Tangerang Selatan,Yayang Bachtiar, Sekretaris Kecamatan Pamulang Ade Heri Sutiawan, Lurah Kedaung Darwin Sofyan, serta tokoh masyarakat Ciputat H. Muhamad. Kehadiran para pejabat dan tokoh masyarakat menambah semarak jalannya pertandingan yang disaksikan ratusan penonton.

Suasana semakin meriah saat prosesi penyerahan trofi dan hadiah kepada para pemenang. Si Eneng FC sebagai juara pertama berhak membawa pulang trofi kejuaraan serta uang pembinaan sebesar Rp50 juta.

Sementara itu, Calling Ball yang tampil sebagai runner-up menerima trofi dan uang pembinaan sebesar Rp30 juta sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan mereka hingga mencapai partai final.

Open Turnamen Bina Jaya Cup XXVII kembali menjadi ajang yang mempererat tali silaturahmi sekaligus menjadi wadah pembinaan bakat-bakat pesepak bola di Kota Tangerang Selatan. Diharapkan kompetisi ini terus berlanjut sebagai sarana melahirkan atlet-atlet sepak bola berprestasi serta memperkuat semangat sportivitas di tengah masyarakat.

( Okta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *