Berita

Ketua Forum RW Cipayung Tekankan Kepedulian Sosial dan Kebersihan Lingkungan Jelang Ramadhan

×

Ketua Forum RW Cipayung Tekankan Kepedulian Sosial dan Kebersihan Lingkungan Jelang Ramadhan

Sebarkan artikel ini

Tangsel-Kabarmetro.co

 

Ketua Forum RW Kelurahan Cipayung, Kecamatan Ciputat, Mulyadi Widodo, menyoroti pentingnya kepedulian sosial di tingkat Rukun Warga (RW) sebagai bagian dari tanggung jawab bersama dalam membangun lingkungan yang sejahtera dan harmonis. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Pengajian Penutupan Nyaba Kampung Putaran Kedua yang digelar oleh Kelurahan Cipayung.

Kegiatan bertema “Bersama Bersyukur, Bersatu dalam Persaudaraan, Bersih Kampung, Bersih Hati Menyambut Ramadhan” ini berlangsung di halaman Kantor Kelurahan Cipayung, Kota Tangerang Selatan, pada Sabtu pagi (7/2/2026).

Acara tersebut dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan dan tokoh masyarakat, di antaranya Camat Ciputat H. Mamat, Sekretaris Dinas Perpustakaan Kota Tangerang Selatan Tomy Patria Edwardy, Lurah Cipayung Dini Nurlianti, Lurah Kedaung Darwin Sopian, perwakilan Kapolsek Ciputat dan jajaran, perwakilan Danramil, tokoh agama, tokoh masyarakat, para Ketua RT dan RW, jamaah undangan, serta perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Dalam sambutannya, Mulyadi Widodo menegaskan bahwa kepedulian sosial harus menjadi perhatian utama para pengurus wilayah, khususnya di tingkat RW. Ia mengingatkan agar tidak ada warga miskin maupun anak yatim piatu yang terabaikan.

“Jangan sampai ada warga yang tidak makan. Itu menjadi dosa kita bersama, para RW, lurah, dan pejabat lainnya. Tugas kita adalah mengawasi kondisi warga, termasuk kelayakan rumah mereka, agar tidak sampai roboh tanpa ada tindakan,” tegas Mulyadi.

Selain itu, ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kemajuan teknologi secara bijak dan positif. Menurutnya, penggunaan telepon genggam dan media digital dapat diarahkan untuk mendukung kegiatan sosial, membantu program pemerintah, serta menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

“Gunakan handphone untuk hal-hal yang bermanfaat, membantu pemerintah, menjaga keamanan lingkungan, dan mendukung kegiatan sosial serta kemasyarakatan,” tambahnya.

Pengajian Penutupan Nyaba Kampung ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum untuk mempererat persaudaraan, meningkatkan kepedulian sosial, serta memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal spiritual dan sosial bagi masyarakat dalam menyambut bulan suci Ramadan dengan hati yang bersih, penuh rasa syukur, dan semangat kebersamaan.

( Okta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *