Tangsel
KabarMetro.co
Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-17 tingkat Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang berlangsung pada 6–8 November 2026 resmi berakhir. Kecamatan Pondok Aren berhasil meraih predikat juara umum, disusul Kecamatan Serpong di peringkat kedua dan Kecamatan Pamulang di posisi ketiga.
Usai acara penutupan MTQ-17 Pada Minggu (8/11/2026), Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tangerang Selatan, Ahmad Rifaudin, menyampaikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan ajang keagamaan tahunan tersebut.
Kepada KabarMetro.co, Ahmad Rifaudin mengatakan bahwa pelaksanaan MTQ Ke- 17 berlangsung cukup sukses dan meriah, meskipun diselenggarakan dengan berbagai keterbatasan dan konsep yang sederhana.
“Alhamdulillah, pelaksanaan MTQ ke-17 tingkat Kota Tangerang Selatan kali ini berjalan cukup sukses dan meriah. Walaupun segala sesuatunya dilaksanakan secara sederhana, antusiasme peserta dan masyarakat cukup baik,” ujarnya.
Menurut Ahmad, penyelenggaraan MTQ tahun ini juga menghadirkan sejumlah cabang perlombaan baru yang berbeda dari pelaksanaan sebelumnya. Terdapat tiga cabang tambahan, yakni musabaqah bagi penyandang tunarungu dengan menggunakan bahasa isyarat, perlombaan yang melibatkan unsur TNI, ASN, dan Polri, serta cabang seni hadroh.
Penambahan cabang tersebut diharapkan dapat memperluas ruang partisipasi masyarakat sekaligus memperkaya khazanah kegiatan syiar Islam di Kota Tangerang Selatan.
Lebih lanjut, Ahmad mengungkapkan bahwa Kemenag bersama seluruh pihak terkait menargetkan Kota Tangerang Selatan kembali meraih prestasi terbaik, bahkan juara umum, pada MTQ tingkat Provinsi Banten tahun 2027 mendatang.
Ia menegaskan, target tersebut harus dicapai melalui proses pembinaan, seleksi, serta peningkatan kualitas dan potensi para qari dan qariah, bukan melalui cara-cara yang tidak terpuji.
“Kita berharap melalui berbagai usaha dan ikhtiar, termasuk seleksi bersama, Kota Tangerang Selatan pada tahun 2027 nanti bisa kembali meraih juara umum di tingkat provinsi. Tentunya kita ingin meraih prestasi melalui kemampuan dan potensi para qari dan qariah yang kita miliki,” tegasnya.
Ahmad juga berpesan kepada para peserta yang berhasil meraih kemenangan agar terus meningkatkan kemampuan melalui latihan dan tidak bersikap sombong. Sementara bagi peserta yang belum berhasil, ia berharap agar tidak berkecil hati dan menjadikan hasil tersebut sebagai motivasi untuk terus berkembang.
Menurutnya, kemenangan sejati bukan semata-mata tentang memperoleh gelar juara, melainkan kemampuan seseorang dalam mengalahkan ego, kemalasan, serta keterbatasan diri.
Di akhir keterangannya, Ahmad berharap penyelenggaraan MTQ di masa mendatang semakin mendapat perhatian dan dukungan masyarakat. Ia menilai antusiasme warga menjadi salah satu faktor penting dalam menyukseskan kegiatan keagamaan tersebut.
Ia juga berharap seluruh fasilitas dan tempat yang telah disediakan dapat dimanfaatkan secara optimal, sehingga tidak ditemukan lagi bangku penonton yang kosong, khususnya pada saat pembukaan acara.
Melalui penyelenggaraan MTQ, Ahmad berharap syiar Islam semakin berkembang dan nilai-nilai Al-Qur’an semakin membumi di tengah masyarakat, sejalan dengan tagline Kota Tangerang Selatan, yakni Cerdas, Modern, dan Religius.













