Pamulang,KabarMetro
Sejumlah pedagang di Kawasan Pasar Kita, Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), mengeluhkan kondisi fasilitas pasar dan meminta ganti rugi kepada pihak pengembang. Keluhan tersebut mencuat dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi II DPRD Tangsel.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Tangsel, Mochamad Hardi, baru baru ini mengungkapkan bahwa persoalan tersebut berkaitan dengan kondisi fasilitas pasar yang dinilai belum memadai.
Para pedagang yang memiliki sekitar 40 unit kios pribadi mengeluhkan sejumlah persoalan, di antaranya dugaan tidak terpenuhinya standar bangunan, ketiadaan analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal), serta sistem drainase yang dinilai tidak memadai untuk aktivitas pasar basah.
Di sisi lain, Disperindag Tangsel menjelaskan bahwa aset pemerintah kota di kawasan tersebut terbatas pada area pelataran luar. Sementara itu, bangunan kios merupakan milik perorangan yang pengelolaannya tidak diserahkan kepada pemerintah daerah.
Pemerintah Kota Tangsel bersama DPRD berencana meninjau langsung lokasi dalam waktu dekat. Peninjauan tersebut akan dilakukan untuk mendata persoalan yang dikeluhkan pedagang sekaligus mencari solusi atas permasalahan fasilitas pasar.
Hingga saat ini, penyelesaian persoalan tersebut masih memerlukan pendataan dan penelusuran lebih lanjut, termasuk terkait tanggung jawab pengembang serta tuntutan ganti rugi yang disampaikan para pedagang.












